27 January 2016

Renungan Hari Sabtu 30 Januari 2016

Renungan Hari Sabtu 30 Januari 2016, Teguran Itu Menyadarkan, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Sabtu 30 Januari 2016


Teguran Itu Menyadarkan


    Orang berkata, "Teguran itu menyadarkan". Melalui teguran orang diingatkan akan sesuatu. Misalnya, orangtua mengingatkan anaknya yang lupa ,\melaksanakan tugas mengerjakan PR (pekerjaan rumah). Contoh lain lagi, seorang penumpang menyadarkan sang sopir dari kantuk. Dari teguran-teguran semacam itu orang dapat menjadi sadar akan tugas, posisi, bahkan identitasnya. Malah adakalanya bahwa sebuah teguran harus disampaikan secara keras, misalnya kemarahan. Teguran keras dalam kemarahan tentulah harus dimengerti dalam arti yang positif, yakni dalam konteks edukasi (pendidikan).

    Dalam bacaan pertama (2Sam 12:1-7a, 11-17) hari ini nabi Natan menergur raja Daud. Saya pribadi terkesan pada gaya teguran nabi Natan tersebut. Ia menegur bdengan "gaya jawa" (yang pelan dan halus, namun menusuk dan dalam). Natan bercerita mengenai si kaya yang memeras si miskin. Rupanya ilustrasi itu membangkitkan rasa iba sang raja. karena begitu marahnya, maka raja berujar, "Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati. Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan." (2Sam 12:5-6). Lalu, nabi Natan lansgung menohok sang raja, "Engkaulah orang itu!" (ay 7). Dengan demikian sang raja pun sadar bahwa ia telah berdosa, dan lalu menyesal dan meratap di hadapan Allah. Dosanya memang diampuni oleh Allah, namun sang raja tetap harus menanggung tulah sebagai konsekuensi atas dosanya.

    Dalam Injil hari ini pun, Yesus juga menegur para murid-Nya: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" Dalam pertanyaan Yesus itu terkandung maksud bahwa sebenarnya selama ini para murid belum percaya total kepada Yesus Sang Guru.

Tuhan, semoga aku dapat mengajarkan jalan-Mu kepada orang yang melakukan pelanggaran, sehingga mereka berbalik kepada-Mu (bdk. Mzm 14-15).


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon