06 January 2016

Renungan Hari Sabtu 9 Januari 2016

Renungan Hari Sabtu 9 Januari 2016, Popularitas diri, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Sabtu 9 Januari 2016


Popularitas diri


    Popularitas mungkin bagi sebagian orang menjadi dambaan. Apakah Anda termaksud di dalamnya? Menjadi orang besar dan terkenal mungkin menyenangkan. Pergi kemana saja dikenal, dipuji, dan juga dihormati banyak orang. Tidak akan merasa kesepian dan juga tersisihkan karena selalu dikelilingi oleh banyak orang. Dia melakukan banyak hal untuk popularitas diri sendiri. Jika suatu saat ada orang yang tiba-tiba datang dan mencoba untuk mengambil popularitasnya, maka ia akan berusaha juga untuk mempertahankannya. Ia tidak rela jika ada orang lain yang menjadi saingannya. Kita bisa lihat dunia kita saat ini, banyak orang berlomba-lomba untuk mencari popularitas.

    "Ia harus semakin besar, tetapi aku harus makin kecil" kata Yohanes kepada murid-muridnya. Sebelum kedatangan Yesus, Yohanes adalah seorang nabi yang populer. Namun setelah kedatangan Yesus "bintangnya makin redup", Yohanes tidak mempertahankan popularitas dirinya justru ia memberi kesaksian tentang Yesus. Yohanes adalah pribadi yang rendah hati dan kebesaran hati untuk menjadi orang kedua, tokoh dibalik layar. Ia sadar siapa dirinya, ia adalah nabi yang diutus mendahului Mesias (Yesus).

    Orang-orang yang mengatakan "bekerja untuk Tuhan", baik itu awam ataupun rohaniwan tidak jarang juga jatuh pada gejala popularitas. Mudah iri hati, tidak legowo, dan kurang memiliki kebesaran hati kepada sesamanya yang tampaknya lebih berhasil. Sehingga yang terjadi adalah persaingan untuk mempertahankan popularitas dirinya. Kita bisa belajar dari Yohanes Pembaptis pribadi yang memiliki kerendahan hati, tidak iri hati dan legowo. Ia tidak iri dengan popularitas dan keberhasilan orang lain. Dengan cara ini kita akan menjadi pribadi yang penuh sukacita dalam mewartakan Allah. Selamat bermenung dan berbuat.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon