30 January 2016

Renungan Hari Senin 1 Februari 2016

Renungan Hari Senin 1 Februari 2016, Mengakui dan Memberitakan, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Senin 1 Februari 2016


Mengakui dan Memberitakan


    Dalam Injil hari ini dikisahkan bahwa Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke daerah orang Gerasa. Di daerah Gerasa ada seorang yang kerasukan rih jahat, dan roh itu berteriak dengan keras, "Apa urusan-Mu dengan aku, hay Yesus, Anak Allah Yang Maha Tinggi. Demi Allah jangan siksa aku!

    Saudara-saudari yang terkasih, roh jahat pun mengetahui siapa itu Yesus, ia berteriak dengan keras mengungkapkan bahwa Yesus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi. Bagaimana dengan kita orang katolik? Apakah kita telah dengan sungguh mengakui bahwa Yesus Anak Allah? Hendaknya kitapun berani bersaksi dan mengakui dengan sungguh bahwa Yesus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai umat kristiani, kita harus berani dengan tegas, bahkan lebih tegas daripada roh jahat yang dikissahkan dalam Injil hari ini, ketika mengakui Yesus, bahwa Ia adalah Anak Allah yang diutus untuk menyelamatkan kita, umat pilihan-Nya.

    Kita juga diajak untuk lebih dari sekedar mengakuinya, kita juga perlu berani memberitakan Yesus sebagai Anak Allah yang menyelamatkan kepada saudara-saudara kita. Sesungguhnya, orang itu ingin mengikuti Yesus. Akan tetapi Yesus tidak memperkenankannya. Mengapa? Karena Yesus ingin orang itu pulang ke rumahnya, kepada orang sekampungnya, guna memberitakan segala yang telah diperbuat oleh Allah atas dirinya. Dan yang menarik adalah orang itu melakukan seperti yang diperintahkan Yesus kepadanya.

    Marilah sekarang kita dengan sungguh-sungguh mengakui dan percaya bahwa Yesus Anak Allah dan penyelamat kita di dunia ini maupun di akhirat. Dan marilah juga kita berani mewartakan perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah dalam hidup kita. Mari kita renungkan ini lebih dalam lagi, renungkanlah pernyataan ini, "Yesus Anak Allah Yang MAha Tinggi, maka aku akan sungguh percaya dan mewartakan perbuatan besar yang dikerjakan Allah dalam hidupku pada sesama!" Mari merenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon