17 February 2016

Renungan Hari Jumat 19 Februari 2016

Renungan Hari Jumat 19 Februari 2016, Apa yang dapat kita tawarkan?, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 19 Februari 2016


Apa yang dapat kita tawarkan?


    Sangatlah tepat apa yang telah Yesus katakan, "Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga." Dilihat dari Injil-Injil yang lain, latar belakang Yesus mengatakan hal ini kepada mereka dikarenakan mereka mengajar namun tidak melakukan aoa yang mereka ajarakan. Sama halnya mereka menaruh beban kepada orang lain, sedangkan mereka tidak mau memikulnya. Yesus ingin "mereformasi" sikap-sikap demikian, sikap yang bertentangan dengan apa yang telah Allah ajarkan.

    Kritik bagi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi juga merupakan kritik bagi kita. Kita sering merayakan Perayaan Ekaristi tiap hari Minggu, mengikuti kegiatan rohani di lingkungan, dll. Dapat kita bandingkan perbuatan kita dengan mereka yang jarang merayakan Perayaan Ekaristi dan mengikuti kegiatan lingkungan. Jika kehidupan mereka lebih baik dari kita, maka haruslah kita bercermin dan bertanya pada diri sendiri bagaimana kita melaksanakan kegiatan tersebut. Kita larut dalam tawaran-tawaran dunia, bahkan menjadi hedonisme, dimana kenikmatan menjadi tujuan utama dalam hidup. Dengan baptisan kita dituntut untuk mewartakan sesuatu yang berbeda dari dunia ini, yakni Kristus yang tersalib. Pada kenyataannya justru kita mendapat banyak pengaruh dari dunia dan menjadi sama dengan dunia. maka tidak mengherankan banyak orang yang berminat dengan ajaran Kristus namun menolak dibaptis. Mereka kecewa, sebab melihat apa yang kita hidupi bukanlah ajaran Kristus, melainkan ajaran dunia. Padahal, sebagai orang kristiani kita harus "menawarkan" Yesus kepada dunia. Pertanyaan refleksi, "Jika kita sebagai pengkut Kristus bersikap seperti ahli Taurat dan orang-orang Farisi, apakah yang dapat kita tawarkan agar banyak orang semakin mengenal Yesus?"


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon