09 February 2016

Renungan Hari Kamis 11 Februari 2016

Renungan Hari Kamis 11 Februari 2016, Kebijaksanaan, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Kamis 11 Februari 2016


Kebijaksanaan


    Apa yang sering dicari oleh orang di dunia ini? Jawabannya bisa saja harta, umur panjang, jabatan, dll. Sedangkan hal yang paling jarang dicari oleh orang ialah kebijaksanaan. Kebijaksanaan menjadi nilai yang paling luhur yang seringkali dilupakan oleh orang. Dalam Injil hari ini, Yesus pun kiranya berbicara mengenai kebijaksanaan sebab kata-Nya, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri" (Luk 9:25). Yesus seolah mengingatkan kepada manusia agar tidak terlena dengan tawaran-tawaran dunia yang kerap dapat membinasakan orang.

    Seorang rahib tua sedang duduk dikelilingi oleh murid-muridnya. Tiba-tiba seorang malaikat datang dan bertanya, "Mau berapa tahun anda hidup? Minta seribu tahun pun akan kukabulkan". Rahib itu dengan tenang menjawaab, "Delapan puluh tahun". Ketika malaikat pergi, para muridnya kecewa dan bertanya, "Guru, mengapa anda tidak meminta seribu tahun, sehingga anda dapat menolong banyak generasi?" Dengan tersenyum rahib tua itu menjawab, "Kalau saya hidup seribu tahun, berarti saya lebih tertarik untuk memperpanjang umur, padahal byang saya cari bukan itu tetapi kebijaksanaan".

    Saudara-saudari yang terkasih, manusia sering kali tertarik akan umur panjang dari pada kebijaksanaan, manusia sering kali tertarik untuk mempertahankan hidup ketimbang memperbaiki kualitasnya. Kebijaksanaan menjadi nilai yang seringkali dilupakan oleh orang. Yesus adalah sumber kebijaksanaan-Nya ialah menyangkal diri dan memanggul salib setiap hari. Seorang bapak bertanya kepada penjual koran, "pak jika nanti diadakan pemilihan, bapak mau pilih calon pemimpin yang mana, yang tamatan luar negeri atau yang banyak harta?" Jawaban si penjual korang, "Saya mau pilih pemimpin yang bijak saja". Mari kita mencari kebijaksanaan sebab kebijaksanaan ibarat rupiah yang laku di mana-mana.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon