Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

26 February 2016

Renungan Hari Minggu 28 Februari 2016

Renungan Hari Minggu 28 Februari 2016, Kasihan deh loe, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Minggu 28 Februari 2016


Kasihan deh loe


    Siapa yang lebih besar dosanya? Dosa dan penderitaan mempunyai kaitan. Namun ketika seseorang mendapat kemalangan belum tentu dosanya lebih besar dari orang lain. Perumpamaan yang disuguhkan kepada kita hari ini, adalah mengenai orang Galilea yang memperoleh nasib yang buruk serta orang yang ditimpa runtuhan menara. Peristiwa yang dialami orang-orang tersebut membawa penderitaan. Namun belum tentu dosa mereka lebih besar dari pada orang yang berkeliling mendengarkan Yesus. Yesus sama sekali ingin meluruskan cara pandang mereka, sehingga orang yang mendapat kemalangan langsung dicap sebagai orang yang berdosa.

    Yesus mewartakan seruan tentang pertobatan. Setiap manusia harus bertobat sehingga terhindar dari penghakiman. Hari penghakiman sudah pasti datang. Orang yang didapati memiliki atau berbuat dosa saat hari penghakiman tiba akan mengalami penderitaan. Sebelum orang menderita hendaknya ia bertobat. Masih ada waktu yang diberikan Tuhan kepada setiap orang yang mau mendengarkan-Nya. Ketika didapati pohon ara tidak berbuah, si penggarap tidak langsung memotong tapi menunggu beberapa hari (1 tahun). Perumpamaan tentang pohon ara menunjukkan kepada para pendengar, bahwa masih ada waktu untuk bertobat. Tidak ada kata terlambat untuk bertobat. Sebesar apapun dosa yang telah dilakukan, Allah menunggu umat-Nya untuk bertobat.

    Saudara-saudari yang terkasih, sering kali kita menunjuk orang yang tertimpa musibah, memiliki dosa yang berat. "Pantas saja dia jatuh dari sepeda motor, wong kemarin tidak pergi ke gereja", atau "si Agnes kemarin tertabrak, mungkin karena banyak dosa!" Dalam bacaan Injil hari ini kita diajak untuk melihat diri kita sendiri. Jangan-jangan dosa kita lebih besar dari pada orang yang terjatuh dari sepeda motor atau si Agnes. Masih ada waktu untuk bertobat. maukah kita menggunakan waktu dari sekarang untuk bertobat? Selamat bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon