21 February 2016

Renungan Hari Selasa 23 Februari 2016

Renungan Hari Selasa 23 Februari 2016, Hidup yang seimbang, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Selasa 23 Februari 2016


Hidup yang seimbang


    Banyak hal yang dapat kita cermati dalam hidup kita sehari-hari. Misalnya dalam berorganisasi. Tak jarang kita menjumpai pribadi yang banyak bicara naum sedikit sekali hasil konkretnya. Selain itu, ahlinya dalam bicara itu sebenarnya menjadi langkahnya agar program-program dilaksanakan oleh orang lain, dan jika mungkin dirinya jangan sampai direpoitkan oleh program yang dibuatnya itu.

    Hal senada sudah terjadi pada zaman Yesus. Ahli Taurat dan orang-orang Farisi sangat dikenal sebagai para cendekia dan pandai urusan tata aturan adat istiadat Yahudi. Namun, yang dibenci Yesus adalah ketidakseimbangan yang terjadi dalam hidup mereka. Tata aturan yang sulit demi hari Sabat misalnya harus dilaksanakan, padahal konteks yang terjadi adalah ada nilai lain yang perlu diperjuangkan.

    Tata aturan yang dibuat, yang dikecam oleh Yesus adalah tata aturan yang mengikat orang lain, namun tidak disentuh oleh orang-orang Farisi dan ahli Taurat itu. Tidak ada keseimbangan yang dihasilkan dari tindakan tersebut. Pelaksanaan aturan dari para ahli Taurat dan Farisi hanyalah formalitas agar mendatangkan penghormatan dan pujian bahkan kekaguman dari orang-orang di sekitarnya.

    Dalam Injil hari ini Yesus mengingatkan kita agar memiliki keseimbangan dalam hidup. Yesus ingin agar kita konsisten dengan apa yang kita katakan. Tata aturan itu sebenarnya sebagai upaya untuk pembebasan dan bukan menjadi belenggu. Yesus ingin agar kita juga menjadi pelaksana sabda dan bukan hanya pendengar saja. Pelaksana sabda akan kita peroleh jika kita menghidupinya dengan baik. Beranikah saya menemukan keseimbangan dalam hidup? Apa usaha saya unttuk menyemimbangkan antara aturan dan tindakan konkret? Mari bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon