23 March 2016

Renungan Hari Jumat 25 Maret 2016

Renungan Hari Jumat 25 Maret 2016, TanganNya Terbuka, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 25 Maret 2016


Tangan-Nya Terbuka


    Hari ini kita memperingati hari yang sangat besar dalam penanggal liturgi Katolik. Kita memperingati wafat Yesus Kristus. Yesus Anak Allah turun ke dunia untuk menobatkan manusia dan menebus semua orang. Yesus yang Mahabesar dan Maha Agung itu rela turun dan merendahkan diri-Nya bahkan Ia rela wafat di kayu salib, palang yang paling hina. Anak Allah yang Maha Luar Biasa itu telah wafat hanya bagi kita. Layakkah kita menerima pengurbanan-Nya itu? Apakah kita pantas?

    Dia wafat karena Cinta-Nya kepada kita. Dia melakukannya agar supaya kita tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dia menciptakan manusia dan tidak membiarkan manusia jatuh ke dalam kebinasaan. Dia ingin supaya manusia selamat dan menikmati kebahagiaan bersama Dia.

    Manusia sering jatuh ke dalam dosa dan menjauh dari-Nya. Pasti sakit rasanya ketika dijauhi oleh orang yang dicintai. Allah pun pasti merasa sakit ketika kita orang-orang yang dicintai-Nya menjauh dari-Nya. lalu apakah Allah lantas menjauhi kita juga? Tidak! Saudara terkasih, Dia tetap menunggu kita dan membuka tangan-Nya bagi kita.

    Dia telah berkurban bagi kita. kasih-Nya tak terhingga dalamnya, tak terukur panjangnya. Mari kita jumpai yang menunggu kita di sana. Mari kita kembali ke jalan-Nya. Jangan khawatir dan jangan takut, Tuhan selalu membuka tangan-Nya bagi kita. Dia akan menerima kita bagaimanapun keadaan kita. Seberapa sering saya menyadari keadaan yang sulit, menyesali diri, menyalahkan orang lain, kecewa pada Allah dan enggan memanggul salibku? Seberapa sering saya malas menolong orang lain yang menderita dan hanya berpusat pada kepentingan diri sendiri saja? Sejauh mana saya mampu merangkul kenyataan dan percaya akan karya keselamatan Allah?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon