14 March 2016

Renungan Hari Rabu 16 Maret 2016

Renungan Hari Rabu 16 Maret 2016, Kemerdekaan dari dosa, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Rabu 16 Maret 2016


Kemerdekaan dari dosa


    Dalam Injil dikisahkan Yesus sedang berbicara kepada orang Yahudi yang percaya pada Allah tentang kebenaran yang akan memerdekakan manusia dari kuasa dosa (bdk. Yoh 8:31). Manusia seringkali jatuh ke dalam dosa. Seringkali dosa itu tidak disadarinya, dan bersikap seolah-olah tidak berbuat dosa, (itulah yang dikritik oleh Yesus dari orang yahudi). Dosa yang telah kita lakukan, membuat kita jauh dari Tuhan. Meskipun kita telah berdosa terhadap-Nya Tuhan tetap mendekati kita dan mengajak kita untuk berbuat kebenaran dengan berbagai cara-Nya yang sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiran kita.

    Saudara-saudari yang terkasih, dalam Injil menegaskan bahwa kita harus hidup benar dihadapan sesama, terlebih dihadapan Tuhan. kebenaran kita dihadapan Tuhan akan membawa kita untuk menjalankan Firman-Nya. Kita akan disebut benar-benar murid Tuhan Yesus Kristus (bdk. Yoh 8:31). Tuhan Yesus juga mengajak kita untuk bersikap kritis atas tindakan kita dan mengoreksi diri kita, apakah aku sudah hidup benar atau hidup dalam dosa? Tuhan sendiri mengatakan, "setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa" (bdk. Yoh 8:34). Apa arti Sabda ini? Perkataan ini mau mengatakan bahwa manusia belum benar-benar merdeka dari perbudakan dosa. maka kita harus mengusahakan kemerdekaan yang membebaskan kita dari kuasa dosa.

    Saudara-saudari yang terkasih, kemerdekaan yang sejati jiwa kita adalah terletak pada kehidupan yang benar dan tidak menjadikan diri sebagai hamba dosa. Upah dosa adalah maut, tetapi Allah Bapa tidak berkenan akan hal itu, sehingga Ia menebus kita dengan perantaraan Putra Tunggal-Nya. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka dari perbudakan dosa dan hidup dengan benar bagi Allah.

    Ya, Tuhan ampunilah dosa-dosa kami dan berilah kami rahmat-Mu, sehingga kami sungguh pantas menjadi murid-Mu dan kamo layakmerayakan kebangkitan Putra-Mu, Tuhan kami. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon