Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

17 March 2016

Renungan Hari Sabtu 19 Maret 2016

Renungan Hari Sabtu 19 Maret 2016, Belajar dari St. Yusuf, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Sabtu 19 Maret 2016


Belajar dari St. Yusuf


    Bisakah saudara bayangkan, bagaimana reaksi seseorang bila rencana yang telah disusun secara matang, tiba-tiba terancam gagal? Pastilah banyak reaksi kekecewaan di sana. Mungkin di antara kita pernah mengalami peristiwa yang demikian. Peristiwa tersebut dapat membuat kita terkejut, marah , frustasi dan masih banyak kemungkinan lain yang dapat terjadi. Peristiwa ini dialami juga oleh St. Yusuf.

    St. Yusuf mengalami peristiwa yang tidak dikehendakinya. Injil hari ini menceritakan bahwa St. Yusuf ingin menceraikan Maria. Keputusan ini diambil setelah St. Yusuf mengetahui bahwa Maria (tunangannya) telah mengandung sebelum mereka hidup sebagai suami istri. Peristiwa ini sangat mengejutkan bagi Yusuf. Menanggapi peristiwa ini Yusuf menunjukkan kepribadiannya pada ayat selanjutnya (ay. 19). Kepribadian yusuf ditunjukkan sebagai orang yang mempunyai kehalusan budi dan kehalusan sikap terhadap Maria. Ia tidak ingin Maria, tunangannya menemui masalah yang lebih rumit, sebab orang yang diketahui hamil sebelum ia menikah akan mendapat celaaan dari banyak pihak. Kepribadian Yusuf mengantarnya sampai pada keinginan untuk menceraikan Maria secara diam-diam. Kepribadian inilah yang dilihat oleh Allah untuk menerima tanggungjawab yang besar yaitu menjadi suami Maria dan ayah dari anak yang dikandungnya yaitu Yesus.

    Seringkali situasi yang tidak menyenangkan dapat membuat kita lupa dan menghilangkan kepribadian kita yang positif. Seringkali yang muncul dari kepribadian kita adalah hal yang kurang baik. Pada Hari Raya St. Yusuf Suami Maria ini, kita diajak untuk menunjukkan kepribadian kita yang positif saat sedang berada dalam situasi yang kurang menyenangkan. Memang hal ini sangat sulit untuk dilakukan, namun bukanlah sesuatu yang mustahil. Di situlah kita belajar untuk bijaksana dalam menjalani hidup setiap hari terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan yang terkadang terasa berat.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon