Renungan Hari Kamis 8 Februari 2018 ~ Santo Katolik Dot Com

Santo Katolik Dot Com

sejarah dan nama santo santa katolik

06 February 2018

Renungan Hari Kamis 8 Februari 2018

Renungan Hari Kamis 8 Februari 2018

Renungan Hari Kamis 8 Februari 2018

Iman Butuh Perjuangan


Kita hidup di zaman modern, Suatu masa di mana segala sesuatu telah tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kita. Sekarang ini banyak beredar benda yang pipih dan berbentuk persegi, seperti gadget atau smartphone. Gadget tentunya tidak lagi menjadi barang asing bagi kita. Gadget telah menjadi "sahabat" di era modern ini. Begitu banyak kemudahan yang didapatkan dengan gadget, misalnya untuk berkomunikasi. Di sana sudah ada berbagai aplikas komunikasi dengan orang lain, seperti : facebook mesenger, whatsapp, line, dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi ini membantu kita lebih cepat berkomunikasi dengan orang lain yang jaraknya jauh. Hanya perlu waktu beberapa detik untuk bertukar pesan atau pun obrolan. Bahkan berkaitan dengan iman juga sudah ada aplikasinya; Alkitab online, buku Puji Syukur Online, dan sebagainya. Betapa mudahnya kita hidup di zaman ini, segala sesuatu telah terangkum dalam satu alat canggih yang bernama smartphone atau gadget.

Namun bahayanya, kita dapat menjadi orang yang malas untuk berusaha dan mudah untuk putus asa. Semua sebisa mungkin mengandalkan smartphone. Lebih gawat lagi bila efek negatif itu menjalar ke bidang iman. Kita putus asa lantaran merasa doa tidak dikabulkan dan akhirnya marah kepada Tuhan. Bukan itu! Justru kita dituntut untuk semakin giat berjuang dalam iman, mempertahankan iman sampai menikmati Janji Kristus.

Kita dapat belajar dari perempuan Siro-Fenisia yang tetap berjuang dengan imannya, meski dikatakan kepadanya; "tidak pantas melemparkan roti untuk anak manusia dan memberikannya kepada anjing". Meski dicela dengan perkataan demikian, ia tetap memiliki iman dan tidak menyerah begitu saja sampai apa yang diinginkannya tercapai, kesembuhan anaknya. Jangan kita terbuai dengan berbagai kemegahan dunia. Sebaliknya, kemegahan dunia kita gunakan untuk kemuliaan Allah Bapa.

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar dengan bijak