Renungan Hari Rabu 14 Februari 2018 ~ Santo Katolik Dot Com

Santo Katolik Dot Com

sejarah dan nama santo santa katolik

12 February 2018

Renungan Hari Rabu 14 Februari 2018

Renungan Hari Rabu 14 Februari 2018

Renungan Hari Rabu 14 Februari 2018

Menolong Dan Berbagi

Ketika saya membaca bacaan Injil hari Ini, saya teringat pengalaman beberapa tahun yang lalu. Ketika itu, saya bersama kedua orangtua pergi berekreasi bersama. Ketika di lampu merah, muncul seorang laki-laki dengan pakaian lusuh dam wajah yang memelas. Dia meminta sedekah. Bapak saya secara otomatis merogoh saku celananya dan memberikan sedikit uang kepada bapak tua tadi sambil tersenyum. Setelah itu, saya berkata kepada bapak saya, "Kenapa dikasih pak? Paling-paling, itu orang malas kerja. Karena itu dia mengemis." Bapak saya tengan tenang menjawab, "Apa salahnya membantu orang? Coba bayangkan, kalau bapak yang nasibnya seperti orang itu. Kasihan kan? Toh, tidak rugi kok memberi. Malahan, kita mendapat pahala. Toh, apa yang kita miliki semuanya berasal dari Allah kan?"

Injil hari ini berkisah tentang nasihat Yesus supaya rela memberi atau menolong oang lain yang membutuhkan. Ada syarat khusus dalam memberi. Syaratnya adalah bahwa ketika kita memberi, hendaknya pemberian itu bukan supaya kita terlihat baik atau dengan dalih pencitraan. Pemberian atau pertolongan kepada seseorang hendaknya didasarkan pada keikhlasan.

Kita diajak untuk menyadari bahwa semua yang kita miliki merupakan berkat dari Allah.Kita memang bekerja keras. Namun tanpa restu Allah, kita tidak akan mendapatkan hasil apa-apa. Karena semua yang kita miliki merupakan berkat Allah, maka patutlah juga kita membagikannya kepada orang yang membutuhkan. Bantuan kepada orang lain tidak selalu berupa uang atau materi. Kita bisa membantu setiap orang yang membutuhkan melalui kegiatanharian kita: dengan membagikan talenta, hidup baik dalam bermasyarakat, dan sebagainya. Perbuatan kita jangan sampai membuat kita sombong. Sebaliknya, hendaknya perbuatan baik itu semakin menyadarkan bahwa kita bukan apa-apa di hadapan Allah. Itu semua kita lakukan semata-mata demi kemuliaan Allah.

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar dengan bijak