Renungan Hari Sabtu 7 April 2018 ~ Santo Katolik Dot Com

Santo Katolik Dot Com

sejarah dan nama santo santa katolik

04 April 2018

Renungan Hari Sabtu 7 April 2018

Renungan Hari Sabtu 7 April 2018

Renungan Hari Sabtu 7 April 2018

Menyambut Kedatangan Yesus

Di sebuah desa tinggallah pak Rakim dan ibu Tugiyah. Suatu malam ibu Tugiyah bermimpi bertemu dengan Yesus. Dalam mimpinya Yesus mengatakan bahwa Ia akan datang berkunjung ke rumah mereka. Ibu Tugiyah pun terbangun dari mimpinya dan segera mempersiapkan tempat dan hidangan untuk menyambut kedatangan Yesus. Seharian ia menunggu tapi hanya seorang pengemis yang datang, yang kemudian diusirnya. Ibu Tugiyah merasa jengkel dan menganggap Yesus ingkar janji. Malam harinya ibu Tugiyah kembali bermimpi bertemu dengan Yesus. Dalam mimpinya ibu Tugiyah mempertanyakan janji Yesus. Namun Yesus menjawab bahwa Ia telah datang tetapi diusir oleh ibu Tugiyah.

Dalam Injil hari ini para murid bergulat dengan kepercayaan mereka kepada Yesus. Peristiwa wafat dan kebangkitan menggoncangkan mereka dan membuat mereka bingung apa yang harus dipercaya. Kendati Ia telah menampakkan diri secara langsung kepada Maria Magdalena dan dua murid dalam perjalanan ke Emaus, tetapi saja mereka dan para murid lain tidak begitu saja mengenali dan yakin bahwa mereka berjumpa dengan Yesus yang hidup. Terlebih, Ye sus yang bangkit datang dalam rupa yang tidak persis sama dengan Yesus yang mereka kenal sebelumnya.

Kisah mereka tak ubahnya dengan ibu Tugiyah yang hanya mengenal dan percaya pada satu rupa dan sosok Yesus. Kepercayaan kita kepada Allah perlu selalu dimurnikan supaya tidak hanya menjadi kepercayaan pada satu wajah atau rupa seturut gambar atau ajaran orang lain. Allah yang maha agung tentu jauh melampaui rupa dan bentuk apapun. Dengan kata lain, Ia dapat hadir dalam aneka bentuk dan rupa. Tetapi kita bisa mengenali ciri utama kehadiran-Nya yaitu kasih, damai dan sukacita. Dimana ada kasih, damai dan sukacita, di sana Allah hadir.

Ya Yesus, bantulah aku mengenal kehadiran-Mu dalam setiap peristiwa. Amin.

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar dengan bijak