Renungan Hari Selasa 1 Mei 2018 ~ Santo Katolik Dot Com

Santo Katolik Dot Com

sejarah dan nama santo santa katolik

28 April 2018

Renungan Hari Selasa 1 Mei 2018

Renungan Hari Selasa 1 Mei 2018

Renungan Hari Selasa 1 Mei 2018

Damai Sejahtera

Damai Sejahtera-Ku, Kuberikan kepadamu dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan dunia kepadamu (Yoh 14:27). Mungkin kita akan bertanya-tanya apa yang dimaksud Yesus dalam ayat itu. Sebagai manusia kita pasti senang memiliki hidup yang damai sejahtera. Namun damai sejahtera seperti apa yang dimaksud Yesus.

Kegelisahan, kecemasan, penderitaan dan kecewa adalah hal-hal yang dapat kita alami dalam hidup. Rasanya kita kadangkala hidup di dunia yang tidak damai. Dalam pengalaman itu kita bertanya, mana damai sejahtera yang Yesus berikan pada kita?

Saudara-saudari yang terkasih, hidup damai sejahtera Tuhan bukan berarti hidup tanpa penderitaan, tantangan, kegelisahan, dan kecemasan dunia. Kita sebagai manusia pasti akan dekat dengan hal-hal itu. Damai sejahtera Tuhan berbeda dengan ukuran dunia. Damai sejahtera Tuhan merupakan hal yang lebih bersifat rohani dan sejati. Damai sejahtera itu tidak hanya diukur dari hilangnya kekhawatiran dunia, berlimpahnya harta dan kenyamanan fasilitas hidup. Damai sejahtera Tuhan lebih mengacu pada pengalaman akan kehadiran Tuhan yang memberikan ketenangan rohani dalam menuju kebahagiaan hidup yang sejati.

Seseorang yang telah memiliki ketenangan rohani sejati pasti tidak lagi menjadikan hal-hal duniawi sebagai yang utama. Hidupnya akan lebih diarahkan pada relasinya dengan yang Ilahi, misalnya berbuat baik dengan tulus, berdoa, ekaristi dan mencintai tanpa pandang muka. Dunia memberikan damai sejahtera yang akan binasa sedangkan Allah memberikan damai sejhatera sejati. Marilah saudara-saudari kita berjuang mengasihi Allah sepanjang hidup kita supaya kita tinggal dalam Damai Sejahtera-Nya.

Ya Allah bantu aku supaya lebih mampu mencintai kehendak-Mu daripada keinginan duniawiku. Amin.

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar dengan bijak