Renungan Hari Kamis 10 Mei 2018 ~ Santo Katolik Dot Com

Santo Katolik Dot Com

sejarah dan nama santo santa katolik

07 May 2018

Renungan Hari Kamis 10 Mei 2018

Renungan Hari Kamis 10 Mei 2018

Renungan Hari Kamis 10 Mei 2018

Mewartakan Injil

Saat ini banyak kaum muda dan bahkan orang tua yang malas pergi ke gereja. Padahal fasilitas kendaraan terparkir di depan rumah mereka. Mereka bisa pergi kapan saja ke gereja akan tetapi untuk hari minggu saja, orang-orang masih sulit untuk ke gereja.

Saudara-saudari yang terkasih, hari ini kita merayakan Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga. Sebelum terangkat ke surga, Yesus mengutus murid-murid-Nya pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan Injil. Dalam buku yang berjudul 'Lukas Pelukis Hidup Yesus' tulisan Rm. Tom Jacobs SJ dikatakan bahwa akhir hidup Yesus merupakan awal hidup gereja. Maksudnya adalah Yesus merupakan pendiri Gereja melalui pewartaan para rasul hingga misionaris masa kini. Kita tahu bahwa pada zaman para rasul tugas perutusan itu tidaklah mudah. Mereka hanyalah orang-orang sederhana baik dari segi pendidikan maupun kekayaan. Lebih dari itu mereka harus siap untuk melakukan pengorbanan besar, mengadakan perjalanan sampai berbulan-bulan untuk sampai di tempat tujuan. Pengorbanan besar pun telah dilakukan oleh para misionaris luar negeri yang datang ke Indonesia, meninggalkan negara mereka yang sudah begitu maju, menempuh perjalanan panjang hanya dengan kapal layar dan masuk ke Indonesia yang waktu itu keadaan infrastrukturnya masih buruk atau terbatas.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan adanya para rasul dan misionaris yang telah mewartakan Injil sampai ke Indonesia. Berkat perjuangan dan pengorbanan mereka yang luar biasa kita dapat memiliki iman Katolik sampai saat ini. Kita mestinya memelihara dan mengembangkan iman kita ini dengan tekun dan penuh gairah. Namun yang terjadi, kita terkadang membalas jasa para misionaris itu dengan terlalu menyibukkan diri dengan urusan duniawi dan jauh dari Tuhan. Maka dari itu di hari perayaan Kenaikan Tuhan Yesus ini, marilah kita membaharui semangat kita untuk memelihara iman kita dan untuk menjadi saksi bagi-Nya lewat keaktifan diri dalam hidup menggereja, baik di tingkat paroki, stasi, atau pun lingkungan. Dengan semangat itu, kita sesungguhnya sudah menjadi pewarta iman akan Kristus bagi masyarakat umum. Bahwa iman kita kepada-Nya memang membuat hidup lebih penuh kasih persaudaraan yang membahagiakan. Di zaman yang serba modern ini, yang serba menawarkan penghiburan itu, pewartaan kita semakin ditantang, namun sekaligus semakin relevan. Oleh karena itu mari kita lebih bijak menyediakan waktu bagi Tuhan.

Tuhan semoga aku mampu menjadi teladan yang baik bagi orang lain demi kemuliaan-Mu Amin.

No comments:

Post a Comment

Silahkan beri komentar dengan bijak